Dua sekawan Basurama--Kertawi

Dua Sekawan Basurama--Kertawi

mbah subowo


Basurama Arya sampai kapan pun akan setia pada Kertawi, mengapa? Sebuah ramalan masa silam menyiratkan hal itu, "Cina alang keplantrang nggendring, melu Jawa....."

    Dalam kisah syair di atas mengisyaratkan andai Basurama Arya berpaling dari Kertawi dia akan jadi "kadal", alias keblangsak. Itu cuma ramalan, akan tetapi itu juga sebuah kutukan bagi para penguasa Nusa Antara.

    Kertawi sedang dibully oleh para pendendam yang bernasib sial selama ia memegang takhta. Bukankah manusia yang dipenjara selalu dendam kesumat pada penguasa tertinggi? Seperti tahanan yang di"PKI"kan oleh rejim Suharto. Betapa mereka dendam dan sukses melengserkan penguasa yang fasis dan otoriter itu?

    Kertawi masih mending dibully terus oleh para pendendamnya. Karena Kertawi  sukses turun takhta secara baik-baik. Bahkan putranya Bambang Aji bertengger di pucuk kekuasaan mendampingi Basurama Arya.

    Pemerintahan Basurama Arya sejauh ini belum melenceng, seperti kekuasaan Maharatu Suhita yang keras dan tegas menghukum para pelanggar hukum Majapahit. Bedanya Suhita berkuasa tatkala Majapahit sedang diruntuhkan Tiongkok, sedangkan Basurama Arya justru didukung Tiongkok. Nusa Antara masih utuh seperti sediakala semasa kolonialisme Nederland. Wilayahnya lengkap dari ujung Barat hingga Timur.

    Bambang Aji juga mendapat bully yang sama dengan Kertawi, akan tetapi ia piawai juga di jagad maya, menampilkan dirinya bagai pendekar kungfu tingkat tinggi siap melibas siapapun. Tak peduli lulusan mana atau bergelar apa, lawannya perlu berpikir seribu kali menghadapi kekuatan dunia maya yang dimiliki Bambang Aji.

     Sekian untuk sekali ini.

*****


Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 8:02 AM

Gibran, prototipe anak muda sukar dijinakkan

 Gibran, prototipe "anak muda" sukar dijinakkan

mbah subowo 

Untuk memenangkan pilpres 24 perhatikan langkah Gibran yang sukses "membingungkan" para politikus "senior". Anak muda seperti biasa susah didalangi orang lain, ia selalu membawa langkah kakinya sendiri. Terkadang di luar nalar, di luar dugaan para "senior".

     Ciri khas kaum muda ialah menabrak aturan, menerabas pagar untuk mendapatkan jalan pintas dalam arti positif. Mengapa semua saja "gupuh"? Ia anak muda belaka yang bisa diketahui dari apa yang diinginkannya sekarang atau kelak di kemudian hari. Ia bukanlah wayang yang mudah digerakkan oleh sang dalang.

    Seluruh negeri boleh gonjang-ganjing, terutama para senior, sang yunior hanya memikirkan dua langkah ke depan daripada bidak caturnya.

    Itulah Gibran.

     Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 11:03 AM

Kekuatan Jokowi dipreteli

 Kekuatan Jokowi dipreteli

mbah subowo

Kaesang mangkring di PSI, Gibran di Golkar, suami si tengah di PDI-P, benarkah itu "diatur" Jokowi? Menurut hemat penulis... tidak. Jokowi justru membiarkan semua peristiwa berpencarnya anak-anaknya "menclok" sana-sini. Apa itu dengan "keyakinan" menyusun power bagi Jokowi pribadi? Bisa iya dan bisa sebaliknya.

   Dengan berpencarnya tiga anak kesayangannya berlabuh di tempat masing-masing, maka Jokowi memiliki mata dan telinga di mana-mana. Kerugiannya Jokowi dihujat oleh sebagian para pemujanya dianggap tidak memiliki loyalitas partai ataupun tidak tahu berterimakasih.

   Manakah yang lebih penting dianggap kurang loyal atau memiliki "kekuatan" yang tersebar? Bagi Jokowi itulah risiko pribadi. Mereka yang berhasil "menarik" anak-anak Jokowi menganggap telah sukses membawa gerbong kekuatan Jokowi, bagi Jokowi sendiri memang kondisinya lebih kondusif, karena siapapun pemenangnya dalam pilpres 24 tidak menjadi masalah baginya. Itu jauh lebih penting sesuai harapannya yakni berlanjutnya semua programnya selama ini.

   Jokowi tetaplah hanya seorang Jokowi, bukan anak-anaknya yang dijadikannya "alat". Itu adalah ulah pihak eksternal untuk menggiring "pengikut" Jokowi terbawa mengikuti arah daripada trahnya.

   Penyebaran kekuatan "dinasti" Jokowi bertujuan agar tidak terjadi "kegaduhan" pasca penghitungan suara hingga penentuan sang pemenangnya. 

   Bayangkan Jika Jokowi cs tetap dalam satu partai yang sama. Tentu semua pihak akan menduga kondisi pilpres 24 akan mirip dengan pilpres 19 yang penuh dengan "kegaduhan" saling tuduh melakukan kecurangan.

   Benarkah anggapan pihak eksternal Jokowi telah sukses meraih pengaruh dengan mempreteli Jokowi, atau justru Jokowi yang sukses menanam "mata dan telinganya" di mana-mana?

   Tentu dua belah pihak merasa sukses menjalankan skenario masing-masing. Dan selanjutnya kita tunggu kebenarannya apakah semua itu terbukti kelak mereka dapat meraih kemenangan dalam pilpres 24.

   Sekian untuk sekali ini.

*****


Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 12:08 AM

Senjata Rusia unggul daripada Amerika Serikat

 Senjata Rusia unggul daripada Amerika Serikat

mbah subowo

Perang Ukraina dalam adu senjata: Rusia cuma selemparan batu, sedangkan Amerika Serikat harus menyeberangi samudera dan benua. 

     Itu artinya biaya transportasi senjata Rusia jauh lebih murah dan efisien dibanding apapun bantuan dari Amerika untuk Ukraina.

     Bayangkan sebuah tank Abrams Amerika melawan tank tua Rusia. Tentu alutsista Rusia tetap menang dalam kwantitas, sepuluh tank tua tidak akan bisa dibendung satu tank canggih sekalipun. 

     Biaya perang Ukraina melawan Rusia baik untuk pertahanan maupun ofensif tetap saja mahal dibanding senjata Rusia yang notabene cuma lompat pagar.

     Rusia jauh lebih kuat di medan perang Ukraina dibanding semasa Soviet di Afganistan. Alutsista Soviet menempuh jalur panjang untuk sampai ke Afgan, makanya kedodoran dan mengalami kegagalan.

     Bukti sudah bicara, Amerika Serikat pada awal Oktober 23 ini sudah kehabisan dana untuk bantuan ke Ukraina, padalah telah menyetor kurang lebih 50 M US dollars.

     Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 5:30 PM

Ramalan perang Ukraina vs Rusia

 Ramalan perang Ukraina vs Rusia

mbah subowo

Personel militer Ukraina hingga Rusia semakin berkurang seiring peperangan antar keduanya berlangsung terus. Kekalahan salah satu di antara kedua pihak hanya soal waktu. Rusia lebih berpengalaman dalam perang dunia kesatu dan perang dunia kedua. Perang level dunia mungkin di alami sebagian prajurit Ukraina yang turut membela Uni Sovyet semasa melawan Nazi Jerman.

     Negara Barat cq Nato membantu alutsista tak terbatas bagi Ukraina dan menjatuhkan seribu satu sanksi bagi Rusia. Tetap saja keduanya belum menunjukkan tanda berusaha mengakhiri peperangan.

     Keinginan Ukraina menjadi Nato, Uni Eropa, dan berkelas lainnya dianggap musuh bebuyutannya (Rusia) tidak masuk akal, juga membahayakan eksistensi keamanan Rusia.

     Ukraina telah kehilangan sebagian wilayah, dan rusaknya sebagian besar infrastruktur penting: pelabuhan, pembangkit nuklir, wilayah industri, pertanian, pemukiman dan sebagainya. Singkat kata babak-belur.

     Rusia pun demikian, telah kehilangan personel militer, alutsista dalam jumlah besar hancur, menerima sanksi ekonomi, politik, dan sosial dari negara Barat. Pendeknya Rusia telah dikucilkan dari pergaulan dunia.

     Akhir perang akan terjadi jika personel militer kedua belah pihak tidak lagi mau bertempur satu sama lain. Kedua belah pihak personel militer kompak tidak mau lagi saling bertempur alias mogok.

     Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 7:06 PM

Ukraina anggota NATO

 Ukraina anggota NATO

mbah subowo

Nato membantu Ukraina dalam perang melawan Rusia berupa alutsista berbagai jenis dalam jumlah tak terbatas. Sebut saja tank, pesawat tempur, rudal, meriam, dan sebagainya. Bukankah itu berarti Ukraina sudah menjadi anggota Nato? Hanya saja belum jadi anggota resmi Nato, mengingat fasilitas anggota resmi Nato tidak hanya bantuan alutsista namun juga diberikan prajurit tempur.

     Bukankah prajurit Nato dalam jumlah minim secara klandestin telah melakukan misi rahasia di Ukraina? Sebut saja pasukan khusus SAS, CIA, dan lainnya.

     Dapat diperkirakan sebentar lagi Ukraina akan menjadi anggota resmi Nato, mengingat selama ini Barat memasang strategi "malu-malu kucing" dalam memberi pasokan alutsista untuk Ukraina. Pada awalnya Jerman menolak memberi tank Leopard alias malu-malu kucing, faktanya Jerman memberikan tank tersebut, bukan? Dan masih banyak contoh lainnya, yang terbaru Nato malu-malu kucing memasok jet tempur F 16, diperkirakan akan menjadi kenyataan bantuan itu terkabul juga dipenuhi oleh Nato.

     Nato "malu-malu kucing" mau menerima Ukraina resmi sebagai anggota Nato, seiring waktu kelak dapat diprediksi Ukraina resmi diterima sebagai anggota Nato.

     Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 9:44 PM

Ramalan Sabdo Palon tentang Tatanan Dunia Baru

 Ramalan Sabdo Palon tentang Tatanan Dunia Baru

mbah subowo

Lima ratus tahun pasca Majapahit runtuh (1970-an), titisan Sabdo Palon meramalkan (bertitah) bahwa tatanan dunia baru yang berbeda akan terbentuk dan terwujud berbeda sama sekali dari sebelumnya. Tatanan dunia itu terbentuk setelah munculnya goro-goro.

     Kiamat 2012 ramalan suku Maya tidak terjadi! Goro-goro pandemi corona-19 sudah terjadi, dan usai, disusul perang besar dan lama Rusia vs Ukraina terjadi juga yang belum tuntas hingga detik ini. AS vs Tiongkok terus ribut. Korut vs Korsel ga pernah rukun. Israel terus saja bikin ulah di Tanah Palestina, dan seterusnya.

     "Goro-goro akan terjadi kelak mendahului terjadinya tatanan dunia baru," ujar Sabdo Palon. 

     BRICS terbentuk, Saudi berdamai dengan Iran. Tiongkok menyaingi Amerika Serikat di stasiun luar angkasa. Teleskop Amerika disaingi oleh Tiongkok. Amerika Serikat nyaris gagal bayar utang! G7 kok malah memberi dukungan perang! Itulah goro-goro yang tengah terjadi ....

     Itulah tanda-tanda atau pra tatanan dunia baru yang bakal terbentuk menuju realisasinya.

     Perang nuklir jika Rusia kalah? Atau Rusia justru yang kalah. Barat tidak rela tatanan dunia baru terbentuk, Barat terus menyokong Ukraina tanpa batas: rudal, tank, pendeknya alutsista canggih, sebentar lagi pesawat tempur. 

     Rusia menginginkan jaminan keamanan, namun Barat ingin melemahkan Rusia....

     Siapa pemenang perang panjang? Dua-duanya kalah alias tidak ada pemenang, dan tanpa dapat dicegah tatanan dunia baru akan terbentuk sebagaimana ramalan Sabdo Palon. Tatanan yang berbeda dengan sebelumnya didominasi Bangsa Barat, sedangkan yang baru Bangsa Timurlah yang mendominasi, paling tidak, Timur seimbang dengan Barat dalam bidang apapun.

     Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 5:27 AM

Ramalan Joyoboyo Pilpres 2024 menang tanpa ngasorake

Ramalan Joyoboyo Pilpres 2024 menang tanpa ngasorake

mbah subowo

Pilpres 2019 yang silam jangan terulang lagi yang kalah nuntut-nuntut...... Kalau kalah.... kalah saja terima dengan gentleman. Ingat itu!!!

     Bagi sang pemenang juga lebih baik stay cool aja, ya. Siapapun dia.... Tentu dengan catatan penyelenggara pemilu harus benar-benar profesional. Hasil pemilu bukan ditentukan oleh kontestan yang menang akan tetapi ditentukan oleh penyelenggara pemilu KPU. Segala ketidak puasan diarahkan pada sasarannya... sang penyelenggara.

     Kalau tiap kali pemilu pilpres bangsa ini jadi terpecah-belah tentu orang Indo kalah dengan Amrik, dan sebaliknya kalau pemilu berlangsung tenang maka Indo berada di atas Amrik. Amrik tempo hari juga bakar-bakaran gara-gara Trump kalah.

     Untuk mencegah bentrokan massa pendukung kontestan pilpres, maka setiap kecurangan sekecil apapun adalah tanggung jawab penyelenggara pemilu, bukan pihak yang menjadi kontestan....! Kecurangan dalam pemilu memang para oknumnya harus dihukum seberat-beratnya. Boleh disamakan dengan kegiatan subversif.

     Sekian untuk sekali ini. 

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 7:45 PM

Ramalan Joyoboyo notonogoro pilpres 2024

Ramalan Joyoboyo notonogoro pilpres 2024

mbah subowo

Prabowo Subianto Djojohadikusumo vs Ganjar Pranowo, sebagai pakem kejawen biasanya di antara kedua itu manakah yang terdapat suku kata pada akhiran nama cocok dengan urutan notonogoro? Prabowo cocok di suku akhir sesuai pakem sedangkan Ganjar cocok di suku awal (pakem baru/dinamis). Dalam kasus Ganjar sepertinya khusus suku Go -- Ro memang bersifat dinamis boleh di awal maupun di akhir dari suku kata nama seorang pengemban kekuasaan RI penerima "pulung gaib". Kelak dapat dibuktikan kebenaran ramalan di atas

Sekilas duel Prabowo vs Ganjar

Prabowo di atas kertas didukung oleh hampir "semua parpol" kecuali parpol pengusung Ganjar. Prabowo bisa jadi juga didukung parpol yang selalu bersuara dengan nada sumbang lain daripada suara Pemerintah (sementara waktu belum beralih karena punya capres sendiri). 

    Pilpres kali ini memang sangat berwarna-warni. Seperti kata Pramoedya Ananta Toer si kandidat Nobel bicara mengenai seorang tokoh 1998, "Oh, itu ada (keturunan) .... nggak bisa dipercaya...!!!" Tanda bahaya besar di depan mata Prabowo sekali lagi, mengapa tak bisa lihat? Prabowo memang di atas kertas sudah leading di depan mata, akan tetapi mengingat kegagalan yang pernah dialaminya bahkan berkali-kali, maka Prabowo akan jauh lebih fix jika mau merangkul Ganjar bagaimana pun caranya, kalau perlu ngalah jadi wapres alias menang dengan cara mengalah..... Daripada daripada......

   Bagi Prabowo pribadi kali ini sulit untuk melangkah seperti biasanya dengan mudah...... "Prabowo lebih senior dari Ganjar," kalimat itu diucapkan kerabat sekaligus orang dekat yang rupanya berpengaruh serta menentukan setiap langkah politik Prabowo. 

   Seperti ujar OSO, "Ganjar didukung kekuatan mahabesar .... bla bla bla." Saran penulis sekali lagi lebih baik merangkul Ganjar bagaimana pun caranya daripada.... daripada.

    Ganjar memang kalah pengalaman jauh dari Prabowo, dan Prabowo hampir didukung oleh semua kekuatan parpol seperti yang terjadi pada pilpres 2019 plus bonus dukungan Golkar, PKB (keduanya dukung Jokowi waktu itu).

Sedangkan pengusung Ganjar "cuma" PDIP dan satu partai yang sedikit perolehan kursi di parlemen ditambah beberapa partai tanpa kursi di parlemen hasil pilihan legislatif 2019. 

    Pilpres 2024 memang memperebutkan istana di IKN Nusantara..... siapakah yang memenangkannya? Apakah "pulung gaib wahyu keprabon" pada siapapun yang "diencloki" menjadi sang pemenang mau ikut menyeberangi lautan ke Kalimantan? Sudah barang tentu diharapkan sang terpilih bersama sang pulung senang menyeberangi "segoro" bersama-sama! Kelak sebagai jawaban atas pertanyaan di atas akan ditentukan oleh sang waktu itu sendiri.

    Semua analisa di atas masih sementara karena belum finalnya pendaftaran pasangan capres-cawapres yakni bulan Oktober-Nepember 2023.

    Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 6:11 AM

Teka-teki capres PDIP, dan mustahil bagi Anies

Teka-teki capres PDIP, dan mustahil bagi Anis

mbah subowo

Pasangan paling masuk akal dari PDIP ialah Ganjar-Puan atau Puan-Ganjar.... Soal menang kalah itu suratan takdir, kan?

    Jika prediksi di atas benar, dan koalisi besar terbentuk antara KKIR dan KIB dan Prabowo marak jadi capres maka bisa berarti capres Koalisi Perubahan Anies B akan terkepung dari dua sisi! Yakni di satu sisi Koalisi Besar dan di sisi lain PDIP.

    Jika Prabowo dari koalisi besar menang atau Ganjar-Puan lolos di babak pertama tamatlah Anies. Atau jika Prabowo maupun Ganjar-Puan hanya lolos salah satu maka yang pihak yang kalah bisa mendukung satu sama lain di putaran kedua dengan bergabung pada pihak yang menang hingga terbentuklah Koalisi superbesar gabungan Koalisi besar plus PDIP. Dengan sendirinya  tamat juga riwayat capres Koalisi perubahan Anies B.

    Jadi bagaimana pun juga di atas kertas tiga parpol Koalisi Perubahan melawan enam parpol besar lainnya, rasanya sulit buat koalisi perubahan untuk menang!

    Ada satu peluang terbuka bagi Koalisi perubahan, tatkala lawannya masih kecil dan terpecah maka harus menang telak pada putaran pertama!!!

    Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 4:45 AM

Barat putus asa mau "nangkap" Putin?

 Barat putus asa mau "nangkap" Putin?

mbah subowo

Perang Rusia vs Ukraina belum usai. Kelak siapapun yang kalah bisa dijadikan penjahat perang. Sedangkan sang pemenang perang tidak pernah dianggap sebagai penjahat. Tuduhan apapun ditujukan terhadap si pemenang bisa dicari alasan pembenaran. Tuduhan kejahatan bisa berbalik jadi epos kepahlawanan.

    Sepertinya ICC kepanjangan tangan Barat itu mau mendahului kisah yang belum berakhir dalam perang Rusia vs Ukraina. Putin dijadikan pemeran Jahat dan Zelensky bukan penjahat, bagaimana jika dalam perang panjang Zelensky melakukan kejahatan perang? Apakah tetap kebal dari kesalahan?

    Sebaiknya ICC bersabar dulu memutuskan siapa yang berperan sebagai penjahat perang dan siapa yang tidak melakukan kejahatan. Tunggulah hingga perang berakhir baru hitung-hitungan di atas timbangan yang adil siapa yang berat kesalahannya, maka dia boleh diadili seadil-adilnya, bukan?

    Biarlah diberi kesempatan dan waktu bagi para pihak yang berusaha mendamaikan perang yang begitu panjang itu. Itu lebih penting, bukan? daripada selalu berpihak pada salah satu pihak .....

    Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 9:57 AM

Apakah motor listrik awet

 Apakah motor listrik awet

mbah subowo

Hingar bingar subsidi motor listrik cukup menarik. Akan tetapi dibenak mbah timbul pertanyaan apa motor listrik awet? Maklum dibandingkan sepeda motor konvensional yang dipakai seharian, dan tujuh hari seminggu. Lantas berapa lama usia baterai motor listrik, berapa lama usia pakai controler, dan berapa lama usia pakai dinamo motor listrik?

     Tentu saja beda merek, beda harga, beda pula kualitas, hingga beda pula keawetannya. Setahu mbah motor listrik sudah ada bertahun-tahun yang lalu dan hanya bertahan dengan masa pakai sekitar dua atau tiga tahun setelah itu karena tidak tersedia suku cadang maka motor listrik itu berakhir "ndongkrok", deh. Itu cerita sepuluh tahun lalu, lho. Waktu jaman motor Jialing, dan lainya.

     2023 ini ramai kembali motor listrik, tentu sudah pada canggih, mudah-mudahan diiringi kemudahan dengan suku cadang yang murah dan tersedia di berbagai tempat. Apalagi andai teknologi motor listrik itu malah bisa "dioprek" alias diperbaiki oleh bengkel lokal yang khas, maka tidak diragukan motor listrik akan jadi trend baru di RI.

     Sebaliknya jika gampang "suloyo" dan tak ada suku cadang serta sulit "dioprek" nasibnya tak tahulah kelak.

     Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 9:58 AM

Mengapa Wagner selalu jadi berita

 Mengapa Wagner selalu jadi berita

mbah subowo

Media Barat selalu menyoroti tentara bayaran asal negeri beruang merah: Wagner Group. Bagi awam tentara bayaran tentu lebih pro dibanding tentara reguler. Hanya peperangan yang membuat tentara bayaran ada gunanya. Jika tiada perang tentu mereka menganggur dan tak berguna apapun.

     Media Barat paling hobi mengadu domba antara pasukan reguler Rusia dengan tentara di bawah naungan Wagner Group. Mengapa? Tentu demi opini Rusia bakal dapat dikalahkan oleh Barat melalui perang proksi yakni mendukung Ukraina dengan berbagai alutsista dan dolar.

     Namanya juga tentara bayaran yang bekerja demi uang, bahkan nyawa pun dipertaruhkan demi bayaran, bukan? Tentara bayaran selalu tunduk pada tentara reguler sebagai majikannya. Tidak mungkinlah malah terbalik yakni terjadi persaingan pengaruh di antara kedua kelompok yang jelas berbeda itu pada Putin seperti yang dilansir media Barat.

     Dalam perang panjang yang tengah terjadi di Ukraina tentu jadi pengalaman pertama bagi pasukan Wagner pimpinan Yevgeny Prigozhin. Perang panjang tentu menempa kekuatan pasukan manapun. Mampukah mereka (Wagner Group) tetap bertahan hingga peperangan berakhir? Waktu yang menjawabnya.

     Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 7:21 PM

Fakta atau hoax terhadap Putin

Fakta atau hoax terhadap Putin

mbah subowo

Tulisan ini tidak bermaksud membela Rusia maupun Putin, akan tetapi berusaha melihat secara jernih pada kubangan yang keruh.

    Setahun perang Rusia vs Ukraina ada sosok yang selalu menarik bagi media Barat: Vladimir Putin. Kebenaran media Barat contohnya CNN, CNBC, BBC dan sebagainya terkadang berdasarkan info intelejen yang sifatnya terutama bertujuan menjatuhkan lawan. Mana mungkin media yang bermusuhan dengan Rusia bersikap adil pada kedua belah pihak atau dalam versi jurnalistik investigasi ilmiah?

    Di bawah ini beberapa ulasan media Barat berupa sorotan terhadap sosok Putin yang tidak jelas juntrungannya alias hoax. Putin adalah orang yang dianggap paling menentukan jalannya perang antara dua wilayah mantan Sovyet Uni. Dengan latar bagai itu media Barat paling suka mengorek kehidupan pribadi Presiden Federasi Rusia: Vladimir Putin, antara lain: Putin akan dibunuh oleh lingkaran dekat kekuasaan Kremlin, itu perlu diluruskan sebagai berikut: Putin tidak akan dibunuh oleh lingkaran dekat kekuasaannya.

    Selanjutnya Putin berdasarkan keanehan foto-foto misalnya tangan kanannya yang tidak berayun atau mukanya tembam yang disiarkan media resmi Rusia digambarkan sedang menderita berbagai penyakit: kanker, Alzheimer, dan sebagainya. Agar waras itu perlu dibaca Putin sehat-walafiat. Selanjutnya dari pakaian sepatu hak tinggi yang dipakai Putin digambarkan memiliki lebih dari satu kembaran, itu perlu dibaca Putin tidak memiliki kembaran apapun.

    Putin hidup bersama kekasih seorang pesenam bernama Kabaeva, itu salah, karena Putin pasti memiliki istri baru yakni pesenam Kabaeva. Apa sebodoh itu Putin “kumpul kebo” dengan wanita tanpa ikatan suci pernikahan? Putin memiliki beberapa anak dari Kabaeva, itu perlu dibaca Putin memiliki anak dari istri baru Kabaeva.

    Ada lagi yang agak heboh, Rusia akan menang perang di Ukraina, akan tetapi Putin sudah wafat. Boleh dibaca Putin akan menang dalam perang Ukraina dan tetap berkuasa di Rusia.

    Sekian untuk sekali ini.

*****

 

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 6:32 PM

Aneh depo pertamina selalu terbakar

 Aneh depo pertamina selalu terbakar

mbah subowo

Sebagai awam, merasa heran tiap kali muncul berita depo pertamina terbakar, terakhir tempo hari kilang Cilacap, bahkan dua kali berturut. Hebohnya lagi tatkala itu bawa nama Ahok untuk dipersalahkan. Sekarang lebih parah apa lagi di ibukota (04/03/23) karena makan korban jiwa begitu banyak. Sebagai awam mbah berkata dalam tulisan, "BBM udah impor kebakaran melulu!"

    Bandingkan dengan negara lain lah, itu para produsen minyak matang negara tetangga, kok, ga kedengaran goro-goro, ya. Boleh, tuh studi banding ke sana-sini, atau ke belahan bumi manapun.

    Alasan awal terjadi pada peristiwa di atas konon akibat tersambar petir, ya, untuk langkah lebih lanjut pasang penangkal petir, bukankah pertamina cukup mampu biayai pasang jutaan penangkal petir di tempat berisiko tinggi? Paling tidak pasanglah untuk seluruh depo pertamina di NKRI.

    Mudah-mudahan hal di atas tidak terulang lagi selamanya!! atau seluruh punggawanya ikhlas bin sukarela mundur saja ganti yang lebih pro. Janji!

    Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 5:24 AM

Santri oposisi bakal menang pilpres 2024?

 Santri oposisi bakal menang pilpres 2024?

mbah subowo 

Pendatang baru koalisi partai "koalisi perubahan" didominasi parpol oposisi sekaligus golongan santri (meminjam Clifford G). Akankah giliran koalisi parpol yang paling mentereng ini bisa menang dalam pilpres 2024?

    Ramalan-ramalan masa lalu memang mendekati kenyataan kali ini bahwa penguasa baru suatu ketika adalah golongan "santri". Apalagi didukung oleh media massa teve dan media massa lainnya milik Paloh yang notabene pendukung Jokowi saat momen pilpres 1 &2.

    Lawan-lawan atau calon lain harus bergegas "memboking" media massa teve milik konglomerat lainnya. Bagaimana dengan Koalisi Gerakan Indonesia Raya apa sudah menambatkan pilihan pada suatu media teve tertentu? KIB jelas sudah memiliki media teve dan media massa lainnya.

    Bagaimana dengan koalisi atau partai utama pendukung Jokowi, PDIP, mau paka teve naon untu promo?

    Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 9:48 AM

Berapa lama perang terus terjadi di Ukraina?

 Berapa lama perang terus terjadi di Ukraina?

mbah subowo

Zelensky jalan-jalan ke Inggris, Biden jalan-jalan ke Ukraina, Wang Yi jalan-jalan ke Eropa dan Rusia (20-2-23), sementara itu ditingkahi oleh gempa dahsyat Turki yang menelan puluhan ribu jiwa. Tetap saja perang berlangsung di Ukraina. Lantas kapan perang selesai? Perang hanya membuat satu kalah dan pihak lain menang. Dalam sejarah perang seri, draw hanya perang skala kecil. Jepang, Jerman pernah mengalami kalah perang begitu pula AS, Sovyet pernah kalah di Vietnam, Afganistan.

     Apa pun yang dihadapi kelak oleh Rusia bisa diprediksi, bakal memenangkan perang, atau kalah perang dan menarik pasukan kembali ke wilayah sendiri. Sementara itu Barat mati-matian berusaha menyokong Ukraina hingga tercapai hal di atas. Tentu Ukraina tidak disokong jika mulai menyerang wilayah Rusia.

     Rejim Putin yang terus bertahan diiringi pertumbuhan ekonomi yang terseok-seok sampai kapan bertahan? Dan personel militer Ukraina sampai kapan tetap bersedia membela rejim Kyiv? Soal uang dan alutsista tak jadi soal lagi karena Barat kepalang basah terlanjut menyuplainya. Dan mereka cukup mampu untuk itu. Itulah yang menjadi faktor perang Rusia vs Ukraina berlangsung terus.

     Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 5:37 AM

Mengapa Inggris benci Rusia?

Mengapa Inggris benci Rusia?

mbah subowo

Mikhail Gorbachev pernah pada suatu masa (sejak pegang tampuk kekuasaan tertinggi Soviet hingga 1991-an) dikit-dikit bolak-balik ke London-Moskow, -- masa sebelum  secara resmi Boris Yeltsin "membubarkan" Soviet Uni (1992) -- di London Gorbachev sesekali bertemu Perdana Menteri Inggris John Major maupun PM Inggris sebelumnya. 

     Hubungan Soviet dan Inggris mesra dan baik-baik saja. Bahkan sejak itu hingga Rusia gonta-ganti presiden tetap mulus hubungannya. Akan tetapi sejak Putin menjadi presiden Rusia tampaknya sikap Inggris dan Barat terutama Amerika Serikat berubah 180 derajat jadi waspada plus "benci" terhadap Rusia dan Putin. Mengapa?

     Apa karena Rusia telah menemukan pemimpin sejatinya yang paling tepat? Apa karena Putin mantan KGB, sehingga dianggap lebih pandai serta cerdik dalam menghadapi Blok Barat? Putin tampaknya benar-benar disegani oleh para pemimpin Barat. Penampilannya yang macho malah selalu jadi ejekan media Barat. Kata orang sono: Barat selalu "sirik" pada Rusia.

     Putin tidak bisa diremehkan siapapun, walau dalam media Barat mengungkapkan semua kelemahan Putin. Apapun yang agak nyeleneh dari Putin dibahas oleh pakar dan selalu diungkit-ungkit kembali berbagai hal kelemahannya menurut asumsi sendiri. Entah kesehatannya, kembarannya, atau apapun penyakitnya. Sama juga media Barat dengan "cerdas" menguliti Tentara Bayaran Rusia, segala kelemahannya dikoar-koarkan. Begitulah jika Barat tidak memiliki informasi "akurat" mengenai Rusia dalam hal apapun. 

     Putin jalan miring dianggap alzheimer. Putin mukanya tembam dianggap kanker. Putin pakai sepatu hak tinggi dianggap media Barat adalah kembarannya.

     Sekian untuk sekali ini.

*****


Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 2:28 PM

Mengapa Amerika Serikat ribut melulu dengan Tiongkok?

 Mengapa Amerika Serikat ribut melulu dengan Tiongkok?

mbah subowo

Jawabannya karena pandemi covid-19. Pandemi membuat ekonomi dunia kocar-kacir termasuk Tiongkok, termasuk AS dan negara lainnya.

     Pasca terjadinya pandemi korona permusuhan negeri Paman Sam yang sudah dimulai era Trump semakin melebar. Perang dagang yang dikobarkan Trump memang telah menjadi bibit permusuhan dengan Tiongkok.

     Jelas yang mengobarkan perang dagang adalah Amerika Serikat, dan Tiongkok tentu merespon dengan tindakan setimpal. Permusuhan itu terus berlanjut hingga pada hari ini semakin lucu/berlebihan saja soal phobia Amerika terhadap produk Tiongkok. Mengapa dan sampai kapan permusuhan itu akan berakhir? Tampaknya hingga tahun 2050-an barulah permusuhan itu hilang sama sekali.

     Tiongkok mengejar kemajuan teknologi AS hingga ke planet Mars, dan juga dalam segala bidang yang lainnya. Barangkali itulah sebabnya AS mengobarkan peperangan karena eksistensinya sebagai polisi dunia terancam.

     Tiongkok punya nuklir hampir menyaingi AS dalam jumlahnya, lagi pula Tiongkok terlalu agresif di LCS dan selat Taiwan serta perairan Jepang. Jadi memang keduanya tidak akur, sama-sama "agresif"

     Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 6:53 PM

Mengapa perang Rusia vs Ukraina tidak bisa damai?

 Mengapa perang Rusia vs Ukraina tidak bisa damai?

mbah subowo

Ngotot adalah jawaban tepat yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Mereka tetap ngotot walau alam sudah memberi pertanda "gempa Turki-Suriah", pertanda buruk.... tentunya! Siapa yang akan menanggung dampak peperangan itu? Tentu yang paling besar rasa "ngototnya".

     Di tengah peperangan dan bencana gempa bumi salah satu pemimpin yang sedang berperang itu malah "nego" untuk mendapatkan alutsista perang. "Sungguh terlalu", kata H. Oma.

     Bagaimana pun Turki adalah anggota Nato, bukankah gempa Turki itu pertanda buruk bagi Nato? Yang mau mengirim Tank-tank dalam jumlah besar demi ambisi besar menaklukkan Rusia?

     Sekian untuk sekali ini.

*****

Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 7:27 AM