Jayabaya tentang hubungan sosial orang Jawa/Nusantara

Jayabaya tentang hubungan sosial orang Jawa/Nusantara
mbah subowo.
Presiden pertama NKRI Bung Karno adalah contoh individu yang memiliki banyak sahabat di berbagai belahan bumi. Sosoknya yang humanis sekaligus berani menghadapi kaum kolonialis dalam upaya memerdekakan bangsanya dari tekanan bangsa lain sangat dikagumi para pemimpin dari dunia ketiga.
     Dr. (HC) Ir. Sukarno bersahabat dengan dedengkot komunis Cina: Paman Mao, dan dedengkot Soviet ini masa itu N. Khruschev, dan juga menjalin persahabatan dengan orang nomor satu Negara adikuasa Barat, J.F. Kennedy. Persahabatan mereka menjadi landasan kuat hubungan politik internasional selanjutnya di kemudian hari.
     Salah satu kelanjutan hubungan internasional Sukarno dengan para pemimpin dunia dari Blok Komunis dan Blok Barat ialah: Soekarno mendapatkan kemudahan bisnis tatkala butuh senjata dalam upaya membebaskan Papua dan Kalimantan Utara. Soviet Uni yang memiliki ekonomi lebih maju waktu itu datang membantu memberikan segala macam senjata, dan juga memberikan fasilitas pembangunan infrastruktur tertentu masa itu. Semua biaya pembelian berbagai barang di atas itu dalam hal pembayarannya dengan syarat dan ketentuan yang ringan.
     Dari Blok Barat Sukarno kala itu mendapat surplus berbagai dukungan politik dalam upayanya membebaskan Papua dari cengkeraman salah satu negeri kecil yang juga Blok Barat: The Nederland.
      Tiongkok waktu itu masih tergolong negeri dunia ketiga yang masih dalam tahap perkembangan di bidang ekonominya. Sehingga bantuan Tiongkok sangat kecil, yakni sejenis senjata ringan.
      Hal di atas adalah salah satu contoh dari kisah masa silam tentang arti persahabatan yang telah berubah seiring kemajuan jaman modern.
     Di jaman serba digital ini serta melimpah-ruah di pasaran berupa barang-barang elektronik, otomotif, fashion, dan sebagainya.
      Ketersediaan aneka barang yang melimpah-ruah di pasar yang membutuhkan konsumen dengan sendirinya tampil pemegang peranan penting: uang, dalam proses terjadinya jual-beli barang dan jasa.
      Uang seiring waktu telah berubah menjadi segala macam jenis dan bentuk. Ada uang elektronik, e-money, dan seterusnya.
     Akibat perkembangan transformasi uang maka tentu saja pada akhirnya mempengaruhi kegiatan dalam system bisnis skala kecil maupun besar.
     Di balik semakin modernnya transformasi jenis uang, ternyata berbanding terbalik dengan transformasi bentuk persahabatan. Media sosial dan sejenisnya telah mengubah total hubungan sosial umat manusia di bumi. 
     Saat ini tersedia berbagai kemudahan untuk berinteraksi sosial, orang tidak perlu lagi bertemu langsung. Sudah ada berbagai aplikasi sebagai sarana komunikasi setiap waktu yang beraneka ragam.
     Pada akhirnya persahabatan ideal model masa silam yang keutamaannya dilandasi rasa saling percaya dan ketulusan hati menjadi sirna seiring waktu karena faktor penggunaan berbagai peralatan yang telah mampu secara langsung maupun tak langsung mengubah jarak dan waktu.
     Berikut ini sekadar referensi mengenai hubungan sosial orang Jawa/Nusantara di jaman modern yang mulai berubah seiring kemajuan jaman:

Akeh manungso mung ngutamakke dhuwit (Jayabaya, 1100-an)

Kelak di jaman terbolak-balik orang Jawa/Nusantara akan menemukan suatu keadaan kondisi hubungan sosial yang sama sekali baru. Landasan hubungan sosial lama yang ideal berabad di masa silam yakni rasa persahabatan tulus atas dasar saling percaya, kini semakin langka, karena perubahan jaman yang semakin canggih dengan peralatan komunikasi modern.
     Kemajuan jamanlah yang mengubah perilaku hidup mereka sehingga akibatnya ialah banyak manusia lebih mengutamakan untuk menjalin hubungan karena faktor terdapat kepentingan bisnis dalam suatu relationship. Dan faktanya bisnis di era digital ini semakin lama semakin penuh dengan persaingan ketat secara fair maupun tidak fair.
    Walau demikian sebagai kaum beragama percaya, “Rejeki sudah ada yang mengatur”.
     Sekian untuk sekali ini.
*****




Subowo bin Sukaris
HASTA MITRA Updated at: 8:44 AM